TRANSLATE (Choice Your Language)

Showing posts with label wanitaKUsehat. Show all posts
Showing posts with label wanitaKUsehat. Show all posts

Dari 10 Ada Satu Wanita Menderita Kanker Payudara

wanitaKUsehat

Satu dari 10 wanita diperkirakan menderita kanker payudara, yang disebabkan oleh gaya hidup modern. Kanker payudara merupakan kanker kedua terbanyak di Indonesia, setelah kanker serviks.

Prof Tan Yah Yuen dari Singapura mengatakan, pendekatan baru operasi kanker payudara termasuk pengangkatan payudara dengan mempertahankan puting susu. Konservasi payudara ini dimungkinkan dengan bantuan pemeriksaan Sentinel Lymph Node, menggunakan gamma kamera SPECT yang bisa secara tepat melihat penyebaran sel kanker di kelenjar getah bening yang terjangkit saja. Fasilitas ini sudah tersedia di RS MRCCC Siloam Jakarta.

Hal ini terungkap dalam Simposium Penanganan Terkini Kanker Payudara, Hati dan Usus Besar. Acara ini diprakarsai RS MRCCC Siloam sebagai perwujudan nyata komitmen MRCCC Siloam memberikan pelayanan kesehatan yang baik untuk penanganan penyakit kanker. Jika ditangani dan diobati sejak dini, akan memberikan harapan hidup yang lebih baik. Disebutkan, deteksi dini pada kanker payudara termasuk screening dengan USG, mamografi, MRI payudara, biopsi, endoskopik breast surgery, image guided non surgical ablation untuk kanker ukuran kecil, perlu dilakukan untuk penanganan kanker sejak dini.

Simposium yang memberikan nilai tambah bagi praktisi kanker ini, menghadirkan sekitar 50 pakar kanker international, President World Gastroenterology Organization Prof. G.N.J Tytgat MD PhD dari Belanda; Prof. Harald J. Hoekstra MD, PhD – Profesor Surgical Oncology dari UNMCG Netherlands, dan Prof. Eisuke Fukuma MD PhD – Director of Breast Cancer, Kameda Medical Centre Jepang, dan pakar bedah kanker national Dr. Samuel Haryono SpB Onk (K).

Dalam simposium ini, ditampilkan juga Oncoplastic Surgery pada pasien kanker payudara oleh Dr. Samuel Haryono SpB Onk (K) bersama Prof. Eisuke Fukuma MD PhD, yg direlay secara live dari ruang operasi RS MRCCC untuk disaksikan 200 peserta dokter ahli bedah dan internist dari seluruh rumah sakit dan fakultas kedokteran dari seluruh Indonesia.

Hal lain yang diangkat sebagai topik dalam simposium dan workshop tiga hari ini adalah kanker hati dan usus besar.

Menurut Prof Pierce Chow, Asia Pasifik menanggung beban 70 persen dari seluruh insidens kanker hati (liver) dunia, disebabkan penyakit hepatitis viral kronis dan Hepatitis B (peradangan kronis pada jaringan hati karena disebabkan oleh virus). “Namun secara keseluruhan, hanya 5-15 persen dari pasien yang terdiagnosis menderita kanker hati dapat menjalani operasi pengangkatan kanker, karena adanya fungsi hati yang sudah menurun atau adanya sirosis hati,” tambah dr Irsan Hasan.

Pada pasien kanker hati yang tidak bisa menjalani operasi pengangkatan kanker, dapat dilakukan teknik ablasi lokal (dengan Percutaneus Ethanol Injection [PEI], Microwave Coagulation Therapy [MCT], dan Radiofrekuency Ablation [RFA]). Yang dimaksud dengan Microwave Coagulation Therapy adalah memanaskan sel tumor hingga suhu 600 sehingga sel tumor tersebut mati.

“TACE (Trans Arterial Chemo Embolization) digunakan sebagai terapi tambahan pada penderita kanker hati yang bersifat minimal invasif. Tujuan dilakukan terapi ini adalah mengecilkan sel tumor, meningkatkan kualitas hidup dengan pemberian kemoterapi dan menutup pembuluh darah yang memberi makan sel tumor,” ungkap dr. Soewandi A.H dari RS MRCCC Siloam Jakarta.

Pencegahan terjadinya kanker hati pada seseorang, yaitu dengan imunisasi rutin hepatitis B, pemeriksaan AFP, USG perut, diagnosis dini dan pengobatan dini hepatitis B. Dengan adanya diagnosis dini dan pengobatan dini hepatitis B, akan memperpanjang survival dan memungkinkan deteksi dini kanker hati. Kanker hati yang terdeteksi dini akan memiliki tingkat kesembuhan yang lebih tinggi.

Kanker Colorectal (usus besar) disebabkan antara lain: faktor keturunan (genetik), adanya riwayat sebelumnya pasien menderita tumor jinak pada usus besar, pasien yang menderita peradangan usus (Inflamantory Bowel Disease), selain itu diet dan paparan terhadap zat-zat tertentu memudahkan dalam timbulnya kanker pada seseorang.

“Semakin dini ditemukan jaringan kanker, kondisi ini memberikan hasil akhir yang lebih baik bagi pasien, serta menurunkan tingkat kematian pada pasien. Metode-metode yang digunakan untuk deteksi dini kanker usus besar, di luar biopsi, antara lain: endoskopi, chromoskopi, endoskopi autofluorescent, narrow band imaging, dan endomicroscopy,” jelas Emer Prof GNJ Tytgat, President World Gastroenterology Organization dari Belanda.

“Terapi dari kanker usus besar ini adalah operasi terbuka, operasi laparoskopi (operasi dengan menggunakan fiber optik yang dimasukkan ke dalam tubuh pasien. Operasi ini memungkinkan irisan pada kulit yang lebih sedikit dan tingkat perawatan di rumah sakit lebih singkat), kemoterapi, dan terapi target,” kata dr Errawan R. Wiradisuria.

“Keberhasilan pengobatan dan terapi kanker tentunya ditopang olehalat kesehatan mutakhir. RS. MRCCC Siloam telah memiliki alat LINAC IX untuk radiotherapy patient kanker dengan tehnology IMRT, yang memungkinkan radiasi yang tepat sasaran pada sel kanker, ditunjang PET/CT sebagai teknologi mutakhir dalam mendeteksi kanker. Ini berperan besar dalam menentukan staging awal penyakit kanker serta evaluasi keberhasilan terapi (baik chemo, radiasi dan bedah). Hal lain, PET/ CT dapat juga untuk menilai kekambuhan / metastase ( penyebaran ) sel kanker dalam tubuh,” demikian Dr Eko Purnomo SpKn dan Hanny Moniaga, CEO RS. MRCCC Siloam. (Kompas.com/KSP)



Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Inilah Dia Pembunuh Banyak Wanita

wanitaKUsehat

Kanker serviks atau kanker leher rahim (sering juga disebut kanker mulut rahim) merupakan kanker yang menyerang kaum wanita dan jumlah penderitanya meningkat beberapa tahun belakangan. Dari seluruh penderita kanker di Indonesia, sepertiganya adalah penderita kanker serviks. Kanker ini memang merupakan pembunuh wanita yang menakutkan. Memperoleh informasi tentang kanker ini dapat membantu lebih banyak wanita terhindar dari salah satu penyakit paling mematikan ini.

Kanker serviks atau kanker leher rahim (sering juga disebut kanker mulut rahim) merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak terjadi bagi kaum wanita. Setiap satu jam, satu wanita meninggal di Indonesia karena kanker serviks atau kanker leher rahim ini. Fakta menunjukkan bahwa jutaan wanita di dunia terinfeksi HPV, yang dianggap penyakit lewat hubungan seks yang paling umum di dunia.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), infeksi ini merupakan faktor risiko utama kanker leher rahim. Setiap tahun, ratusan ribu kasus HPV terdiagnosis di dunia dan ribuan wanita meninggal karena kanker serviks, yang disebabkan oleh infeksi itu. Mengingat fakta yang mengerikan ini, maka berbagai tindakan pencegahan dan pengobatan telah dibuat untuk mengatasi kanker serviks atau kanker leher rahim.


Kanker serviks atau kanker leher rahim terjadi di bagian organ reproduksi seorang wanita. Leher rahim adalah bagian yang sempit di sebelah bawah antara vagina dan rahim seorang wanita. Di bagian inilah tempat terjadi dan tumbuhnya kanker serviks. Apa penyebab kanker serviks atau kanker leher rahim? Bagaimana cara pencegahannya? Serta bagaimana cara mengatasinya jika sudah terinfeksi HPV?

Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini seringkali tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker sebagian besar berlangsung tanpa gejala.

Faktor Resiko

Faktor Alamiah
Faktor alamiah adalah faktor-faktor yang secara alami terjadi pada seseorang dan memang kita tidak berdaya untuk mencegahnya. Yang termasuk dalam faktor alamiah pencetus kanker serviks adalah usia diatas 40 tahun. Semakin tua seorang wanita maka makin tinggi risikonya terkena kanker serviks. Tentu kita tidak bisa mencegah terjadinya proses penuaan. Akan tetapi kita bisa melakukan upaya-upaya lainnya untuk mencegah meningkatnya risiko kanker serviks. Tidak seperti kanker pada umumnya, faktor genetik tidak terlalu berperan dalam terjadinya kanker serviks. Ini tidak berarti Anda yang memiliki keluarga bebas kanker serviks dapat merasa aman dari ancaman kanker serviks. Anda dianjurkan tetap melindungi diri Anda terhadap kanker serviks.

Faktor Kebersihan
* Keputihan yang dibiarkan terus menerus tanpa diobati. Ada 2 macam keputihan, yaitu yang normal dan yang tidak normal. Keputihan normal bila lendir berwarna bening, tidak berbau, dan tidak gatal. Bila salah satu saja dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi berarti keputihan tersebut dikatakan tidak normal. Segeralah berkonsultasi dengan dokter Anda bila Anda mengalami keputihan yang tidak normal.
* Penyakit Menular Seksual (PMS). PMS merupakan penyakit-penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. PMS yang cukup sering dijumpai antara lain sifilis, gonore, herpes simpleks, HIV-AIDS, kutil kelamin, dan virus HPV.
* Pemakaian pembalut yang mengandung bahan dioksin. Dioksin merupakan bahan pemutih yang digunakan untuk memutihkan pembalut hasil daur ulang dari barang bekas, misalnya krayon, kardus, dan lain-lain.
* Membasuh kemaluan dengan air yang tidak bersih, misalnya di toilet-toilet umum yang tidak terawat. Air yang tidak bersih banyak dihuni oleh kuman-kuman.



Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:


Delivered by wanitaKUsehat
Selengkapnya...

Inilah 10 Kebiasaan yang Merusak Gigi

wanitaKUsehat

Anda merasa gigi Anda cukup sehat, karena Anda tak pernah merasa sakit gigi, atau ngilu ketika makan makanan yang dingin atau manis. Namun betulkah gigi Anda sehat? Belum tentu. Jika gigi Anda mulai menguning akibat kebiasaan ngopi, atau gusi terlihat menipis, itu tandanya Anda juga tengah mengalami masalah gigi yang serius. Untuk itu, perhatikan kebiasaan-kebiasaan berikut untuk mengetahui apakah kesehatan gigi Anda sudah cukup terjaga.

1. Menggosok gigi terlalu keras
Menggunakan sikat gigi dengan bulu yang keras, ditambah lagi dengan tekanan yang terlalu kuat saat menggosok gigi, bisa menghilangkan enamel pelindung gigi secara permanen. Hal inilah yang memicu gigi sensitif dan lubang gigi, sertanya menyebabkan gusi mundur (menipis). Lebih baik, gunakan sikat gigi dengan bulu halus, lalu gosok gigi dengan gerakan memutar selama 2 menit, sedikitnya dua kali sehari. Sikat gigi dengan kepala yang ramping dapat bergerak dengan mudah di dalam mulut yang kecil, sedangkan gagang sikat yang panjang lebih mampu menjangkau geraham belakang daripada yang pendek.

2. Pasta gigi yang salah
Jangan langsung percaya dengan pasta gigi yang diklaim mengandung berbagai bahan yang bermanfaat. Beberapa pasta gigi, khususnya yang didesain sebagai "tartar control" bisa menyebabkan abrasi. Pasta gigi yang mengandung butiran-butiran terasa kasar dapat mengikis enamel gigi dan menyebabkan gusi menipis. Pasta gigi dengan fluoride sudah cukup untuk Anda.

3. Tidak menggunakan dental floss
Bakteri pada gigi dapat berkembang menjadi plak, penyebab utama lubang dan penyakit gusi, dalam 24 jam. Gunakan benang gigi sekali sehari untuk mengusir plak.

4. Sering minum minuman bersoda
Minuman berkarbonasi, alias minuman bersoda (tak peduli versi yang "diet" sekalipun) mengandung asam fosforik, yang lama-kelamaan dapat mengikis gigi. Jika Anda biasa menikmati minuman ini, gunakan sedotan untuk meminimalisasi kontak langsung cairan tersebut dengan gigi. Jangan lupa gosok gigi sesudahnya.

5. Makanan yang meninggalkan noda
Enamel gigi itu seperti spons. Makanan atau minuman yang meninggalkan noda di piring atau cangkir, seperti kopi, teh, minuman berkola, saus marinara, atau kecap, juga akan membuat gigi berangsur menjadi kuning. Mintalah dokter gigi untuk melakukan perawatan laser whitening, bleaching, atau Prophy Power, prosedur baru dimana sodium bicarbonate (bahan pemutih yang lembut) dicampur dengan semburan air yang kuat untuk mengangkat noda tanpa menghilangkan enamel. Pasta gigi dengan pemutih memang bisa sedikit memutihkan gigi, tetapi cenderung terlalu tajam untuk enamel.

6. Doyan ngemil
Setiap kali Anda makan sesuatu, apalagi yang manis atau mengandung tepung, bakteri yang biasa hidup di dalam mulut akan menciptakan asam untuk memecah makanan tersebut. Namun asam ini juga bisa menyerang gigi, menyebabkan gigi rusak. Sebagai gantinya, pilih buah-buahan dan sayuran yang renyah (seperti apel atau wortel) baik sebagai lauk maupun sebagai cemilan. Para ahli kesehatan gigi bahkan mempertimbangkan jenis makanan seperti ini sebagai sikat gigi alami karena efeknya pada plak yang bagaikan detergen. Mengunyah permen karet tanpa gula seperti Xylitol juga membantu mencegah lubang gigi, dengan meningkatkan aliran liur. Liur yang mengalir akan mengusir bakteri penyebab lubang gigi.

7. Menggunakan gigi sebagai alat
Membuka kantong keripik yang terbuat dari aluminium foil dan melonggarkan simpul menggunakan gigi ternyata dapat menyebabkan gigi retak dan pecah, serta merusak perawatan gigi yang sedang dilakukan. Kebiasaan lain yang merusak gigi adalah mengunyah es batu, cokelat yang sudah membeku, atau permen.

8. Mengabaikan masalah gigi
Gusi berdarah, dan nafas berbau yang sudah kronis, adalah indikasi adanya penyakit gusi. Untuk mengatasi bau mulut, minumlah cukup air untuk menjaga kelembaban mulut, dan membuang kelebihan bakteri dengan pengerok lidah (banyak dijual di apotek). Untuk mencegah gusi berdarah, gosok gigi secara teratur dan gunakan benang gigi. Segera ke dokter bila gejala ini tak juga mereda.

9. Menghindari dokter gigi
Sangat disarankan untuk memeriksa kesehatan gigi dua kali dalam setahun, namun saran ini tampaknya cenderung diabaikan. Padahal, jika gusi mengalami masalah, setidaknya kita harus kontrol ke dokter setiap tiga bulan.

10. Mengabaikan bibir
Tak peduli betapa baiknya kondisi gigi Anda, senyum Anda tak akan terlihat cerah bila bibir dibiarkan kering dan pecah-pecah. Kulit pada bibir, yang lebih tipis daripada kulit lainnya, cenderung akan kehilangan kelembabannya dan berubah seiring bertambahnya usia. Menggunakan lip balm dengan pelembab setiap hari akan sangat membantu.

Sumber: kompas


Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Inilah 6 Rahasia Menggunakan Pasta Gigi

wanitaKUsehat

Ada begitu banyak produk pasta gigi di pasaran yang menjanjikan Anda gigi yang lebih segar, lebih putih, dan mencegah lubang. Hal ini menyebabkan Anda sebagai konsumen menjadi bingung untuk memilih yang terbaik. Kandungan apa sih, yang kita perlukan? Seberapa banyak pasta gigi yang harus kita gunakan? Mana yang lebih baik antara bentuk gel atau pasta? Berikut adalah panduannya.

1. Fluoride, bahan yang terpenting
Saat ini, ada begitu banyak produk pasta gigi yang diperkaya dengan kandungan sesuai kebutuhan gigi kita, seperti tartar control, pemutih, atau penyegar napas. Namun, dalam pasta gigi yang paling penting adalah fluoride-nya. Menurut Academy of General Dentistry, menggosok gigi dengan pasta gigi ber-fluoride dua kali sehari bisa mengurangi kerusakan gigi hingga 40 persen.

2. Pemutih tak akan langsung membuat gigi jadi putih
Ada belasan produk yang menjanjikan senyum yang cemerlang, tetapi apa sih kandungan dari pasta gigi dengan whitener ini? "Pasta gigi dengan pemutih mengandung 'pengampelas' ringan untuk membantu menghilangkan noda di permukaan gigi," kata Clifford Whall, PhD, Direktur American Dental Association (ADA) Seal of Acceptance Program.

Bentuk partikel yang digunakan pada produk pemutih dimodifikasi untuk membersihkan noda tersebut dengan lebih baik sehingga Anda bisa melihat adanya perbedaan pada gigi Anda. Meskipun begitu, produk-produk ini tidak mengandung pemutih sehingga tidak mungkin membuat gigi Anda langsung putih seperti jika Anda menjalani perawatan pemutihan gigi secara profesional.

3. Lebih sedikit, lebih baik
Dalam iklan-iklan pasta gigi mungkin Anda akan melihat modelnya memegang sikat gigi yang dipenuhi pasta gigi. Namun, memencet pasta gigi sebanyak ini (katakan, sepanjang 2 cm) tidak akan membuat gigi Anda lebih bersih daripada jika Anda hanya menuang 1 cm pasta gigi, demikian menurut E Jane Crocker, RHD, Presiden Massachusetts Dental Hygienists’ Association.

"Yang Anda butuhkan hanya pasta gigi seukuran kacang," katanya. Pasta gigi sebanyak itu tidak hanya akan membuat penggosokan gigi lebih efektif (dengan membersihkan dan menghilangkan plak, noda, dan sisa makanan), Anda juga akan menghemat pasta gigi Anda.

4. Cara Anda menyikat gigi jauh lebih penting
Anda boleh saja membeli pasta gigi terbaik, dan sikat gigi paling sempurna di toko, tetapi jika Anda tidak menggosok gigi Anda dengan benar, sia-sia saja. "Untuk menyikat gigi dengan semestinya, Anda harus memegang sikat pada posisi 45 derajat sehingga Anda membuat bulu sikat gigi ada di antara gigi dan gusi," ujar Dr Whall. "Gerakkan sikat gigi dalam bentuk lingkaran kecil di area tersebut, lalu lanjutkan pada gigi yang lain. Proses ini akan menghabiskan waktu sekitar satu atau dua menit sampai selesai."

5. Kandungan pasta gigi bisa mencengangkan
Anda mungkin tidak mengenali nama-nama yang terdaftar di sisi tabung pasta gigi. Bahan-bahan seperti rumput laut atau deterjen bisa ditemukan dalam banyak pasta gigi ber-fluoride. Menurut ADA, bahan pengental pasta gigi bisa terbuat dari koloid rumput laut, koloid mineral, dan getah alam. Sedangkan untuk busanya, kebanyakan produk mengandalkan deterjen seperti sodium lauryl sulfate, yang juga bisa ditemukan di sampo atau sabun cair. Bahan ini dianggap 100 persen aman dan efektif oleh ADA.

6. Pasta atau gel?
Ada yang mengatakan, bentuk pasta lebih baik daripada bentuk gel, atau sebaliknya. Namun, menurut para ahli kesehatan, kedua jenis bahan ini tetap membersihkan gigi dengan baik, kok. "Selain cita rasa, tekstur, atau bagaimana pasta gigi itu berpengaruh pada perasaan pemakainya, tidak ada perbedaan besar dari bentuk-bentuk bahannya," kata Crocker. "Menurut saya sih, hal ini tergantung pilihan masing-masing, yang biasanya diketahui melalui trial and error. Saya sendiri mendorong pasien-pasien saya untuk menggunakan produk apa pun yang bisa membuat mereka menggosok gigi." Dengan kata lain, terserah mau pilih produk apa, yang penting Anda rajin gosok gigi!

Sumber: kompas


Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

T-Shirt Pink untuk Peduli Kanker Payudara

wanitaKUsehat

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menunjukkan kepedulian terhadap isu tertentu. Bila Anda tak dapat memberikan tenaga dan waktu, maka setidaknya Anda bisa menyisihkan sedikit uang untuk menunjukkan bahwa Anda peduli.

Bila Anda penggemar outdoor sportswear, Roxy meluncurkan seri Roxy Pink, koleksi t-shirt yang didesain untuk mendukung kampanye peduli kesehatan payudara di Indonesia. Nantinya, sebanyak 25 persen dari hasil penjualan koleksi tersebut akan disumbangkan kepada Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ) untuk melanjutkan kampanye melawan penyakit kanker payudara, penyakit yang berada di posisi kedua dari sejumlah penyebab kematian bagi wanita di Indonesia.

Koleksi Roxy Pink terdiri dari tiga macam desain bertemakan kesehatan payudara, yaitu "Forest", "Pieces", dan "Shadow Heart". Ketiga desain ini tersedia dalam empat pilihan warna, seperti pink, ungu, putih, dan hitam. Koleksi ini bisa didapat di semua toko Roxy, surf stores, dan pusat perbelanjaan ternama di seluruh Indonesia.

YKPJ sebagai yayasan resmi kanker payudara di Indonesia memiliki program-program untuk meningkatkan kepedulian kepada wanita dan masyarakat terhadap penyakit kanker payudara. Program konseling seperti mobile mammography dan website, misalnya, merupakan program yang secara aktif dijalankan oleh YKPJ untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit kanker payudara.

Sumber: kompas


Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Perempuan Kerja Malam Hari Rentan Kena Kanker Payudara

wanitaKUsehat

Indonesia, negeri yang kita tinggali ini memang sedang beranjak maju. Seiring pertumbuhannya di bidang ekonomi, jumlah penyakit yang diderita oleh para penghuninya pun turut meningkat. Karena ternyata, seiring bertambah majunya sebuah negara, menjadi sebuah negara industri, risiko penduduknya terkena kanker pun meningkat. Jangan kira Anda lepas dari intaian si pembunuh perempuan ini.

Hal tersebut ditegaskan oleh dr Sutjipto Sp(B).Onk, Ketua Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ). "Sekarang ini kita hidup dalam abad penyakit kanker (cancerous age). Di negara berkembang, bebannya jadi ganda. Secara perlahan tetapi pasti, jumlah penderita kanker di negara kita makin banyak, karena negara kita perlahan-lahan menjadi sebuah negara industri. Menurut data WHO, negara industri memiliki penduduk dengan penyakit kanker yang besar. Indonesia sudah dihimbau untuk mulai berbuat sesuatu. Saat ini, rationya sudah meningkat, sudah mencapai 100 : 100.000 penduduk positif kanker payudara. Jadi, 1 dibanding 1.000," jelas dr Sutjipto kepada wartawan beberapa waktu lalu di Graha Niaga.

Dulu, kita kenal bahwa kanker sifatnya genetik, maksudnya, karena ada anggota keluarga yang pernah kena kanker, kita pun berisiko juga. Namun, jangan salah, saat ini, profil pengidap kanker payudara sifatnya sudah sporadis. Bahkan mereka yang merasa tidak memiliki karakteristik yang dianggap berisiko pun bisa terkena kanker payudara. Alasannya? Banyak faktor.

Dr Sutjipto sempat mengungkap, bahwa salah satu faktor yang memungkinkan adalah faktor kemajuan negara yang tidak dibarengi dengan pengetahuan gaya hidup sehat dari penduduknya. Masalahnya, di negara industri, segala macam faktor yang ditengarai menjadi penyebab kanker payudara pun meningkat. Contohnya, lingkungan (polusi, radikal bebas), gaya hidup (pola makan, konsumsi alkohol, kurang istirahat, tidak seimbang, rokok), genetik dan hormon, juga kerja hingga malam.

Jam kerja malam, menurut dr Sutjipto, akan memaparkan kita terhadap cahaya lampu, yang akan menurunkan hormon melatonin. Hormon melatonin diproduksi tubuh dalam keadaan sekeliling yang gelap dan berguna untuk membantu kita tidur. Ketika hormon tersebut menurun, estrogen pun naik. Ketika hormon estrogen naik dan tidak terkontrol, bisa memicu kanker.

Tak hanya itu, masih ada banyak faktor lain yang bisa memicu kanker. Hingga saat ini penyebab kanker payudara memang belum diketahui. Beberapa faktor risiko yang dianggap memiliki potensi terkena kanker payudara, seperti dilansir oleh YKPJ, antara lain;
* Memiliki anggota keluarga yang menderita kanker payudara,
* Mengalami menstruasi pertama pada usia muda, menopause yang terlambat,
* Perempuan yang tidak punya anak, atau melahirkan anak pertama pada usia di atas 30 tahun,
* Pernah terdapat tumor/kanker payudara sebelumnya,
* Mendapatkan terapi pengganti hormon jangka panjang,
* Kontrasepsi oral, karena penggunaannya sedikit menaikkan faktor risiko kanker payudara untuk sementara,
* Faktor-faktor lain: obesitas atau konsumsi tinggi lemak, konsumsi alkohol berlebih, mutasi genetik.

Dr Sutjipto mengatakan, saat ini, karena sifat demografis pengidapnya sporadis, dihimbau agar perempuan jangan lagi menunda mengecek kesehatan payudaranya. Deteksi dini sudah harus mau dilakukan oleh para perempuan. Jangan menunggu ada masalah, karena kanker payudara maupun tumor, tidak menimbulkan rasa sakit di tahap-tahap awal.

"Gejala awalnya; 1. Ada benjolan. Jangan anggap remeh benjolan apa pun di payudara. Jangan anggap itu cuma kelenjar atau ASI yang menggumpal. Segera cek! Harus dianggap kanker sampai dibuktikan sebaliknya. 2. Keluar cairan spontan saat tidak sedang menyusui. Misal, keluar cairan kemerahan atau kehitaman. 3. Eksim tidak hilang di sekitar payudara," jelas dr Sutjipto.

Sumber: kompas


Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Ini Dia 11 Tanda Risiko Kanker Payudara

wanitaKUsehat

Sebagian orang merasa baru harus memeriksakan kondisi payudaranya ketika ada seorang dari anggota keluarga terdekatnya yang terkena kanker payudara. Unsur genetis memang memungkinkan seseorang berisiko terkena kanker payudara. Namun, ternyata bukan hanya itu. Menurut International Women's Organization, ada hal-hal lain yang membuat seseorang berisiko terkena kanker payudara. Mereka adalah:

1. Belum pernah melahirkan atau tidak melahirkan sampai berusia 30 tahun.
2. Masa kehamilan, khususnya masa kehamilan pertama, berakhir pada aborsi.

3. Menggunakan pil kontrasepsi sebelum mengalami masa kehamilan penuh atau menggunakan pil kontrasepsi selama sedikitnya 4 tahun.
4. Memiliki riwayat kanker payudara pada keluarga dekat (ibu, kakak perempuan, atau anak perempuan). Risiko lebih besar bila seorang saudara mengalami kanker payudara di kedua sisi sebelum memasuki masa menopause.
5. Memiliki kanker payudara dalam riwayat kesehatan pribadi.
6. Memiliki kanker ovarium atau kanker leher rahim dalam riwayat kesehatan pribadi.
7. Usia: kasus penderita kanker payudara pada perempuan umumnya pada usia di atas 50 tahun. Walau begitu, saat ini sudah mulai banyak orang yang terkena kanker payudara sejak usia 30-an, dan bahkan remaja sekalipun.
8. Mulai menstruasi pada usia muda (sebelum berusia 12 tahun) atau memasuki masa menopause di atas usia 55 tahun.
9. Menjalankan terapi estrogen sedikitnya selama 5 tahun seteleh memasuki masa menopause.
10. Mengonsumsi alkohol yang sangat banyak.
11. Obesitas.

Dalam bincang-bincang dengan wartawan, dr Sutjipto Sp(B) Onk, Ketua Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ), mengatakan, "Sekarang ini kita hidup dalam abad penyakit kanker (cancerous age). Di negara berkembang, bebannya jadi ganda. Secara perlahan tetapi pasti, jumlah penderita kanker di negara kita makin banyak karena negara kita perlahan-lahan menjadi sebuah negara industri. Menurut data WHO, negara industri memiliki penduduk dengan penyakit kanker yang besar. Indonesia sudah diimbau untuk mulai berbuat sesuatu. Saat ini, rasionya sudah meningkat, sudah mencapai 100 : 100.000 penduduk positif kanker payudara. Jadi, 1 dibanding 1.000."

Sebagai tambahan lagi, dokter yang juga bertugas di RS Dharmais ini mengatakan, perempuan yang aktif bekerja hingga malam hari, stres, terkena paparan polusi, pola makan tidak seimbang, dan kurang istirahat juga bisa berisiko terkena kanker payudara.

Sumber: kompas


Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Ada 10 Jurus agar Pria Menjadi Pasangan yang Baik

wanitaKUsehat

Pria juga termotivasi memperbaiki kualitas diri untuk menyenangkan pasangannya. Rupanya tak sulit bagi pria melakukan cara sederhana, demi mendapatkan pengakuan sebagai pasangan yang baik dan penuh pengertian.

1. Bersikap tak egois.
Rupanya pria menyadari sikap egois kerap kali memancing emosi pasangan. Mereka pun berusaha mengatasi kegoisan diri. Caranya, pria akan memberikan perhatian penuh terhadap pasangan dan menemani kegiatan yang disukai pasangannya tanpa pamrih. Pria yang melakukan hal ini hanya fokus pada satu tujuan, menyenangkan pasangan dan membuat wanitanya merasa spesial.

2. Mencari zona sensitif.
Gairah seks pasangan menikah tetap terjaga, dengan usaha si pria mencari zona sensitif wanitanya. Jadi, Anda tak perlu meminta pria yang baik untuk memberikan kepuasan seksual. Sebab, pria baik akan berinisiatif melakukan apa saja untuk memuaskan pasangan, tanpa diminta. Pria seperti ini tak berhenti pada area payudara atau kelamin untuk memuaskan pasangannya. Pria yang baik, bisa mengerti kebutuhan perempuan yang ingin juga diperhatikan pada bagian tubuh lainnya. Seperti telinga, bagian belakang lutut, paha bagian dalam, kaki, dan mulut.

3. Tak ragu memuji pasangannya.
Pria yang baik memahami perempuan senang dipuji. Jadi, pria tipe ini takkan ragu menyampaikan pujian untuk membangkitkan mood pasangannya. Bahkan, pria ini tak hanya menggunakan kata untuk mengekspresikan pujian. Jangan heran ketika tiba-tiba saja, pasangan Anda meluncurkan ciuman bergelora untuk mewakili pujiannya.

4. Mendahului seks dengan foreplay.
Seks menjadi fokus lain yang dilakukan pria untuk menyenangkan pasangannya. Melakukan foreplay, memanjakan pasangan, dan membuatnya nyaman lebih diutamakan daripada langsung penetrasi. Di sinilah pria ingin menunjukkan perhatian dan ketidakegoisannya.

5. Menciptakan intimasi.
Pria juga ingin memenangkan hati pasangannya. Salah satunya melalui seks. Meski kadang spontanitas membuat pasangan menikah lebih bergairah, tetapi pria juga punya cara membangun intimasi bersama pasangan. Caranya, pasangan akan membisikkan atau mengatakan bahwa ia ingin meluangkan waktu bersama dengan Anda pada pagi atau sore hari.

6. Tak pernah memaksa.
Untuk menjadi pria yang diinginkan wanitanya, ia takkan memaksa pasangan melakukan hal yang tak disukainya. Termasuk dalam urusan hubungan seks. Pria juga menyadari, memaksa pasangan melakukan pose seks tertentu, yang tidak nyaman baginya, hanya akan meruntuhkan mood. Jadi, ia takkan pernah melakukan itu.

7. Berkuasa namun juga tak sungkan bertanya.
Pria boleh saja mahir dalam seks. Namun, pria baik akan bertanya respons pasangan usai bercinta. Tak lantas hanya menunjukkan kekuatannya, pria baik juga akan meminta pendapat pasangan untuk menyenangkan hatinya.

8. Membantu pasangan meraih orgasme.
Bukti perhatian pria baik adalah memberikan waktu kepada pasangan menikmati hubungan seks. Tujuannya agar mood pasangan tetap terjaga dan membantunya meraih orgasme.

9. Mengajak bicara.
Cara lain yang juga digunakan pria menyenangkan hati pasangan adalah berkomunikasi. Pria baik akan selalu memerhatikan apa yang diinginkan pasangannya, serta bagaimana perasaannya.

10. Merawat fisik.
Bentuk paling sederhana yang dipilih pria untuk menunjukkan kepeduliannya adalah merawat diri. Dengan tubuh lebih segar dan bersih, pria berharap pasangannya selalu merasa nyaman berdekatan dengannya.

Sumber: kompas


Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Tips Hancurkan Lemak Perut yang Terdalam

wanitaKUsehat

Perut Anda sulit untuk jadi langsing? Hal ini karena latihan yang Anda lakukan tidak menyasar otot perut Anda yang terdalam, atau yang disebut sebagai transversus abdominis (TVA).

Tidak seperti otot-otot pusat lainnya, posisi TVA horizontal dan membungkus sekitar perut Anda seperti sebuah korset dan mampu memperbaiki postur Anda sehingga tampak lebih langsing. Tetapi, kebanyakan latihan perut tidak melibatkan TVA karena otot ini memang terkubur di bawah otot-otot tubuh depan dan samping, dan keberadaannya tidak begitu terasa. Anda baru bisa merasakannya mengejang ketika Anda bersin, misalnya.

Nah, menurut penelitian dari Auburn University, gerakan yang menstabilkan bagian tengah tubuh Anda ini (seperti plank) menjadi 34 persen lebih efektif karena menargetkan TVA daripada gerakan lama seperti crunch atau sit-up. Oleh karena itu, dalam sesi latihan yang menyasar TVA ini, Anda tidak akan menemukan gerakan sit-up sama sekali.

Bila melakukan latihan dengan target TVA ini, Anda akan menurunkan berat lemak sebanyak 0,45 kg dalam seminggu (tanpa diet). Ditambah dengan mengubah pola makan Anda, maka dalam empat hari ukuran baju Anda bisa turun 1 nomor. Lengkapi gerakan ini dengan latihan pembakaran lemak dengan interval training. Latihan kardio yang dilakukan terus-menerus dengan variasi gerakan, akan membakar lemak perut lebih cepat daripada latihan aerobik biasa.

Berikut adalah gerakan TVA yang didesain oleh Paul Frediani, master trainer di pusat kebugaran Jewish Community Center di New York City, dan penulis buku Power Sculpt for Women.

Peralatan yang dibutuhkan: Stability ball, matras, dan ikat pinggang dari kain (seperti pada kimono atau jubah mandi Anda)

3 hari dalam seminggu: Lakukan Tummy-Tuck tiga hari dalam seminggu (namun tidak berturut-turut), dimulai dengan 2 set dan 10 repetisi setiap setnya.

3 hari bergantian: Ikuti aktivitas pada Belly-Blasting Intervals dengan memilih sendiri latihan kardio yang Anda inginkan.

Bagian 1, Gerakan Tummy-Tuck. Mulailah setiap sesi latihan dengan mengunci perut atau disebut Ab Vacuum, yang akan menghangatkan TVA Anda sehingga Anda akan benar-benar mampu melakukan gerakan berikutnya.

Ab Vacuum

Lingkarkan ikat pinggang di pinggang setinggi pusar, biarkan ujung ikat pinggang menjuntai. Berlututlah selebar pinggul, dengan tangan di lantai dengan posisi di bawah pundak, punggung dalam posisi datar. Ambil napas dalam-dalam, lalu megarkan perut sehingga menekan ikat pinggang. Buang napas, tarik pusar Anda ke arah tulang belakang (sehingga ikat pinggang melonggar), tahan selama 5-10 detik. Ulangi 5 sampai 10 kali.

Core Pulse

Gerakan utamanya adalah berbaring dengan lengan di sisi tubuh Anda, kaki dijulurkan. Kunci perut, lalu angkat kepala, pundak, punggung atas, dan lengan Anda sekitar 10 cm dari lantai. Tarik napas sambil mengangkat lengan ke atas dan ke bawah setinggi 2,5 sampai 5 cm dalam hitungan 5 detik. Gerakan ini merupakan 1 ulangan.

Agar lebih mudah: Lakukan gerakan ini dengan lutut ditekuk hingga 90 derajat. Lebih sulit bila: Rendahkan kedua kaki, lalu kunci perut Anda. Semakin dekat kaki Anda ke lantai (tanpa melengkungkan punggung), semakin menantang gerakannya.

Elevated Plank

Letakkan lengan bawah ke stability ball dengan kedua tangan mengatup, lalu julurkan kaki lurus ke belakang, bertumpu pada jari-jari kaki. Buang napas, tarik perut ke arah tulang punggung, tahan selama 30-60 detik. Punggung dan tubuh tetap dalam garis lurus. Beristirahatlah selama 30 detik, lalu ulangi gerakan tadi. Lakukan 3 kali.

Agar lebih mudah: Lakukan gerakan plank tanpa stability ball. Lebih sulit bila: Dengan gerakan plank di atas bola, tarik kaki Anda ke arah dada sebanyak 10 kali untuk setiap kaki.

Double Reach

Berbaring sambil memeluk lutut ke arah dada, kepala dan pundak diangkat. Buang napas, tarik perut Anda, lalu julurkan kaki ke atas dalam sudut 45 derajat sambil menggerakkan lengan ke belakang kepala. Tarik nafas, lalu tarik lutut dan lengan kembali ke posisi semula.

Agar lebih mudah: Biarkan lutut tetap menekuk saat Anda menjulurkan kaki ke depan. Lebih sulit bila: Rendahkan posisi kaki hingga berjarak 5-7,5 cm dari lantai.

Core Lunge

Berdiri dengan salah satu kaki menjulur ke belakang, kaki kiri sekitar 90 cm di depan kaki kanan. Pegang stability ball setinggi dada, lengan dijulurkan. Tarik napas, kunci perut Anda, lalu dengan perlahan merendah dengan kedua lutut ditekuk sekitar 90 derajat. Jaga agar lutut depan lebih maju dari jari kaki. Buang napas, lalu perlahan berdiri lagi dan angkat bola ke atas kepala dengan lengan lurus ke atas. Ulangi dengan merendahkan bola saat Anda dalam posisi lunge (merendah).

Agar lebih mudah: Lakukan gerakan ini tanpa membawa bola. Lebih sulit bila: Dari posisi lunge dimana lutut menekuk, berputarlah ke kiri, ke kanan, ke depan, dan ke belakang, lalu kembali ke depan dalam 1 ulangan.

Toe Dip

Berbaring dengan kaki di atas pinggul, lutut menekuk 90 derajat. Buang nafas, tarik perut Anda, lalu perlahan turunkan satu kaki hampir menyentuh lantai, gunakan perut untuk menahan agar punggung tidak melengkung. Kembali ke posisi semula, lalu ganti dengan kaki yang lain.

Agar lebih mudah: Letakkan satu kaki ke lantai, lalu angkat dan rendahkan satu kaki bergantian. Lebih sulit bila: Rapatkan kedua kaki, lalu rendahkan kedua kaki secara simultan.

Ball Balance

Berbaringlah di atas bola (posisi bola di bawah perut), tangan dan kaki menempel di lantai. Buang napas dan tarik perut untuk menstabilkan keseimbangan Anda, lalu angkat lengan kanan ke depan dan kaki kiri terjulur ke belakang. Bernapas secara normal, dan tahan selama 10 detik. Gunakan otot-otot perut dan punggung untuk menjaga agar bola tidak bergoyang-goyang dan tubuh tetap dalam posisi lurus, lalu turunkan tangan dan kaki. Ulangi dengan kaki dan tangan yang lain, lakukan 5 kali untuk setiap sisi.

Agar lebih mudah: Angka lengan hanya dalam 5 repetisi, lalu ulangi dengan kaki yang lain. Ganti dengan kaki dan kaki yang lain, dan ulangi gerakannya. Lebih sulit bila: Tahan posisi tangan dan kaki yang terangkat, lalu buat gerakan membentuk huruf-huruf dengan tangan. Ulangi dengan tangan dan kaki yang lain.

Gerakan 2, Belly-Blasting Intervals

Perempuan yang melakukan interval training (latihan kardio dengan gerakan yang berbeda-beda) selama 20 menit saja, akan kehilangan 1,3 kg lemak perutnya dalam 15 minggu. Latihan ini bisa dilakukan tanpa alat, dan bisa dilakukan di mana saja. Anda juga bisa berganti-ganti latihan kardio sesuai selera Anda, misalnya jalan kaki, jogging, berenang, aerobik, atau bersepeda. Aktivitas apapun yang Anda pilih, fokuslah pada tahap menarik otot perut ke dalam (atau ke arah tulang punggung) untuk menyasar lemak perut Anda.

Sumber: kompas


Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Jika Harus Minum Susu Formula

wanitaKUsehat

ASI jelas asupan terbaik bagi si kecil. Namun, adakalanya kondisi ibu tidak memungkinkannya memberikan ASI kepada sang buah hati. Pada kondisi seperti itulah, dengan amat terpaksa orangtua harus rela memberikan susu formula kepada bayinya.

Apa yang mesti dilakukan ketika bayi harus berpindah dari ASI ke susu susu formula? Yang pertama harus diketahui adalah semua susu formula dengan bahan susu sapi memiliki kandungan yang hampir sama. Dr. Christina K. Nugrahani, M.Kes., Sp.A., yang praktik di RS FMC (Family Medical Center) Bogor mengatakan, "Karena semuanya mengacu pada standar kebutuhan bayi untuk tumbuh kembang sesuai dengan RDA (Recommended Dietary Association)." Simak saja keterangan tentang kandungan nutrisi yang tercantum dalam setiap kemasan susu. Jadi, tak perlu terkecoh dengan beragam promosi tentang adanya suplemen tertentu, sebab rata-rata semuanya sama saja.

Hal lain yang patut dipertimbangkan ketika memilih susu formula adalah harga dan ketersediaan barang, apakah mudah didapat atau tidak. Tentunya lebih baik memilih produk dengan harga yang terjangkau dan mudah didapat. Berikutnya adalah memerhatikan kondisi dan kebutuhan si bayi. Bayi yang alergi terhadap susu sapi tentunya membutuhkan formula khusus. Untuk itu, yuk mengenal beragam susu formula yang beredar di pasaran.

MENGENAL BERAGAM SUSU FORMULA

1. SUSU FORMULA DARI SUSU SAPI
Umumnya susu formula untuk bayi yang beredar di pasaran berasal dari susu sapi. Susu sapi adalah salah satu susu pilihan untuk bayi yang tidak memiliki riwayat alergi dalam keluarga. Alergi akibat susu sapi antara lain berupa diare. Untuk bayi yang telah berusia di atas 6 bulan susu formula yang disarankan adalah yang telah mendapatkan fortifikasi zat besi karena antara usia 4-6 bulan persediaan zat besi pada tubuh bayi mulai berkurang sehingga perlu mendapatkan tambahan asupan dari luar. Soal konstipasi/sembelit yang disinyalir akibat fortifikasi zat besi dapat dikonsultasikan pada dokter dan tidak semua bayi mengalami hal ini.

2. SUSU HIPOALERGENIK
Bayi-bayi yang dalam keluarganya memiliki riwayat alergi umumnya akan mengalami alergi terhadap susu sapi. Karenanya, bayi dengan alergi susu sapi formula biasa sebaiknya diberi susu sapi dengan formula hipoalergenik (hidrolisat), yakni susu sapi yang kandungan proteinnya telah dihidrolisis sedemikian rupa sehingga dapat dengan mudah diolah oleh pencernaan bayi.

Pencegahan alergi susu sapi pada bayi dapat dilakukan dengan 3 cara, yakni:
- Pencegahan premier atau pencegahan yang dilakukan sebelum bayi terpapar pencetus alergi (dalam hal ini susu sapi). Langkah yang paling tepat adalah dengan memberikan ASI eksklusif. Jika ibu oleh karena sebab yang memaksa tak dapat memberikan ASI, berikan susu formulai jenis hipoalergenik.
- Pencegahan sekunder, yaitu bayi yang sudah terpapar protein susu sapi tapi belum mengalami alergi kembali diberi ASI atau ganti mengonsumsi susu hipoalergenik. Di usia batita, anak perlu diperkenalkan dengan susu sapi agar sistem metabolisme tubuhnya mengenal protein susu sapi dan secara perlahan toleran terhadap susu formula biasa.
- Pencegahan tersier, yaitu jika sudah terjadi alergi terhadap susu sapi sehingga bayi harus mengonsumsi susu formula dengan protein susu yang terhidrolisis sempurna sehingga mudah dicerna oleh pencernaan bayi.

3. SUSU SOYA
Susu yang berasal dari sari kedelai ini umumnya diperuntukkan bagi bayi yang memiliki alergi terhadap protein susu sapi tetapi tidak alergi terhadap protein soya. Fungsinya sama dengan susu sapi yang protein susunya telah terhidrolisis dengan sempurna. Jadi dapat digunakan sebagai pencegahan alergi tersier. Bayi yang alergi susu kedelai harus beralih ke susu formula dengan asam amino yang sudah terhidrolisis (hipoalergenik).

4. SUSU RENDAH LAKTOSA
Susu rendah laktosa adalah susu sapi yang bebas dari kandungan laktosa (low lactose atau free lactose). Sebagai penggantinya, susu formula jenis ini akan menambahkan kandungan gula jagung. Susu ini cocok untuk bayi yang tidak mampu mencerna laktosa (intoleransi laktosa) karena gula darahnya tidak memiliki enzim untuk mengolah laktosa. Intoleransi laktosa biasanya ditandai dengan buang air terus-menerus atau diare.

5. SUSU FORMULA LANJUTAN
Susu formula lanjutan biasanya mencantumkan keterangan "lanjutan" pada bagian muka kemasannya. Susu formula lanjutan ditujukan bagi bayi usia 6 bulan ke atas. Tak ada perbedaan yang terlalu mencolok dalam kandungan nutrisinya. Jumlah kalori yang dihasilkannya juga tidak berbeda jauh. Tak perlu buru-buru mengganti susu formulanya dengan yang lanjutan jika stok di rumah masih ada. Memang, kebutuhan kalori bayi meningkat seiring pertambahan usia. Namun di usia 6 bulan, bayi juga harus mengonsumsi makanan semipadat pertamanya selain susu untuk mencukupi kebutuhan kalorinya.

6. SUSU FORMULA KHUSUS
Susu formula khusus disediakan bagi bayi yang memiliki problem dengan saluran pencernaannya. Ada bayi yang memiliki gangguan penyerapan karbohidrat, lemak, protein atau zat gizi lainnya. Pemberian susu formula khusus ini biasanya atas pengawasan dan petunjuk dokter. Karena kekhususannya, harga susu ini pun sangat mahal. Juga tidak dijual di toko umum atau hanya tersedia di rumah sakit dan apotek.

PANDUAN SAJI SUSU FORMULA

Langkah pertama yang dilakukan untuk menyiapkan susu formula adalah membersihkan dan mensterilisasi peralatan yang akan digunakan. Selanjutnya menyiapkan dan menyajikan susu formula. Berikut tahapan yang dilakukan untuk membersihkan dan mensterilisasi peralatan:

1. Sterilkan peralatan minum bayi. Cuci tangan dengan sabun sebelum melakukan sterilisasi.
2. Cuci semua peralatan (botol, dot, sikat botol, sikat dot) dengan sabun dan air bersih yang mengalir.
3. Gunakan sikat botol untuk membersihkan bagian dalam botol dan sikat dot untuk membersihkan dot agar sisa susu yang melekat bisa dibersihkan.
4. Bilas botol dan dot dengan air bersih yang mengalir.
5. Bila menggunakan alat sterilisator buatan pabrik, ikuti petunjuk yang tercantum dalam kemasan.
6. Bila mensterilisasi dengan cara direbus:
- Botol harus terendam seluruhnya sehingga tidak ada udara di dalam botol.
- Panci ditutup dan dibiarkan sampai mendidih selama 5–10 menit.
- Biarkan botol dan dot di dalam panci tertutup dan air panas sampai segera akan digunakan.
7. Cuci tangan dengan sabun sebelum mengambil botol dan dot.
8. Bila botol tidak langsung digunakan setelah direbus:
- Keringkan botol dan dot dengan menempatkannya di rak khusus botol pada posisi yang memungkinkan air rebusan menetes.
- Setelah kering, botol disimpan di tempat yang bersih, kering, dan tertutup.
- Dot dan penutupnya terpasang dengan baik.

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan dan menyajikan susu formula. Berikut tahapan yang dapat dilakukan:

1. Bersihkan permukaan meja yang akan digunakan untuk menyiapkan susu formula.
2. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, kemudian keringkan dengan lap bersih.
3. Rebus air minum sampai mendidih selama 10 menit dalam ketel atau panci tertutup.
4. Setelah mendidih, biarkan air tersebut di dalam panci atau ketel tertutup selama 10–15 menit agar suhunya turun menjadi kurang lebih 70? C. Atau gunakan 1 bagian air dingin dicampur dengan 2 bagian air panas.
5. Tuangkan air tersebut sebanyak yang dapat dihabiskan oleh bayi (jangan berlebihan) ke dalam botol susu yang telah disterilkan.
6. Tambahkan bubuk susu sesuai takaran yang dianjurkan pada label dan sesuai kebutuhan bayi.
7. Tutup kembali botol susu dan kocok sampai susu larut dengan baik.
8. Coba teteskan susu pada pergelangan tangan. Bila masih terasa panas, dinginkan segera dengan merendam sebagian badan botol susu di dalam air dingin bersih sampai suhunya sesuai untuk diminum.
9. Sisa susu yang telah dilarutkan dalam botol sebaiknya dibuang setelah 2 jam. Dalam suhu udara biasa di ruangan terbuka, susu formula yang belum diminum dapat bertahan 3 jam. Bila disimpan dalam kulkas dapat bertahan 24 jam. Hangatkan dengan cara merendam dalam air panas sebelum diberikan.

PERHATIKAN!

* Cermati kemasan ketika akan membeli susu formula. Apakah memang diperuntukkan bagi bayi dan usianya? Cermati tanggal kedaluwarsa. Perhatikan cara menyiapkan dan takarannya.
* Selama memberikan susu botol, seperti halnya memberikan ASI, hendaknya ada kontak kulit, mata, dan suara antara ibu dengan bayi. Bersenandunglah atau bercakaplah. Jangan tinggalkan bayi sendirian memegang botol sambil tiduran karena dikhawatirkan dapat tersedak.
* Jangan berikan susu ketika bayi belum lapar. Berikan sesuai porsi yang dibutuhkan dan buatkan sejumlah kebutuhannya.
* Jangan berikan susu formula full cream untuk bayi karena pencernaannya belum mampu menerima kandungan susu full cream dengan baik.

Sumber: kompas


Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

ASI Latih Bayi Kenali Beragam Rasa

wanitaKUsehat

air susu ibu (ASI) sebagai makanan alami bayi pada awal masa kehidupannya memang tidak terbantahkan. Satu bukti lain yang menunjukkan betapa hebatnya ASI adalah rasa air susu alami ini ternyata dibentuk dan dipengaruhi oleh apa yang dimakan sang ibu.

Maka dari itulah, bayi yang memperoleh ASI sejak lahir cenderung lebih sehat karena mereka sudah dapat mengenal bermacam rasa sejak dini, termasuk rasa buah-buahan atau sayuran yang dikonsumsi sang ibu. Dengan begitu, bayi yang mendapatkan aroma ASI bervariasi bukan tidak mungkin akan tumbuh sebagai "petualang" dalam hal makanan ketika menginjak dewasa.

"Ini bukan seperti ketika ibunya makan pai apel lalu si bayi akan berpikir 'mmmm, inilah pai apel', tetapi lebih pada suatu penerimaan terhadap rasa makanan lain," ungkap peneliti Denmark, Helene Hausner. "Menyusui dengan ASI akan membuat bayi menjadi lebih siap terhadap perubahan rasa dan pengalaman baru ketika mereka mulai mengonsumsi makanan cair," ujarnya.

Untuk membuktikan sejauh mana pengaruh asupan makanan terhadap aroma ASI yang dihasilkan, peneliti dari Universitas Kopenhagen melakukan riset yang melibatkan para ibu menyusui. Para ibu diberi kapsul yang mengandung barmacam-macam aroma atau rasa dan kemudian melacaknya guna mengetahui seberapa lama penanda rasa pada kapsul tersebut muncul dalam air susu ibu.

Riset yang dipublikasikan jurnal New Scientist itu menunjukkan, rasa atau aroma pisang mulai hadir sekitar satu jam setelah dimakan para ibu. Sedangkan aroma mentol atau mint baru hadir delapan jam kemudian. Kadar dari dua jenis rasa lainnya, akar manis dan bumbu caraway, dapat mencapai puncaknya dalam dua jam.

Jumlah aroma yang ditransfer di antara wanita memang bervariasi, tapi semua aroma atau rasa ini akan mulai menghilang dari ASI dalam selang waktu delapan jam. Hasil awal dari penelitian kedua yang dilakukan para ilmuwan Denmark ini mengindikasikan bahwa bayi-bayi yang memperoleh ASI cenderung lebih mudah beradaptasi dengan rasa baru ketimbang mereka yang mendapat susu botol.

Sumber: kompas


Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

ASI Satu Jam Pertama Selamatkan Bayi

wanitaKUsehat

Konselor air susu ibu (ASI) Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Amiruddin mengatakan, pemberian ASI pada satu jam pertama setelah persalinan akan membantu memastikan keselamatan bayi yang dilahirkan.

"Berdasarkan penelitian, menyusui pada satu jam pertama kehidupan menyelamatkan lebih dari satu juta bayi, karena itu masyarakat perlu digerakkan untuk memberikan ASI pada satu jam pertama agar dapat menyelamatkan bayi," ungkapnya pada acara sosialsiasi desa siaga di Yogyakarta, Sabtu (29/11).

Selain itu, masyarakat dianjurkan untuk melakukan kontak kulit dengan bayi segera setelah lahir, kemudian dilanjutkan dengan menyusui pada satu jam pertama.

"Setiap institusi yang berkaitan dengan kesehatan dianjurkan untuk menjadikan program menyusui pada satu jam pertama sebagai tindakan preventif serta memastikan keluarga dan masyarakat betapa pentingnya menyusui pada satu jam pertama," ujarnya.

Mereka harus aktif menganjurkan dan memastikan bayinya diberi kesempatan mendapat ASI pada satu jam pertama. Ia mengatakan, strategi yang harus dilakukan untuk menempuh progam itu adalah mengembangkan dan menerapkan legislasi yang melindungi perilaku pemberian ASI pada satu jam pertama menyusui.

Selanjutnya, kata dia, meningkatkan kepedulian para pengambil keputusan, tokoh masyarakat, masyarakat luas dan keluarga tentang pentingnya menyusui pada satu jam pertama.

"Selain itu , mengupayakan agar semua petugas dan sarana pelayanan kesehatan mendukung perilaku menyusui yang optimal," ujarnya.

Sementara pihak rumah sakit atau sarana kesehatan lainnya diharapkan menilai tempat persalinan dan hambatan pelaksanaan menyusui pada satu jam pertama, serta menganjurkan semua pihak untuk mencatat dilaksanakan atau tidak tindakan mulai menyusui pada satu jam pertama.

"Yang juga penting adalah monitoring dan evaluasi pelaksanaan program menyusui pada satu jam pertama, sedangkan petugas kesehatan perlu pendidikan dan latihan tentang bagaimana membantu tindakan menyusui pada satu jam pertama," katanya.

Ia mengingatkan, para pengambil kebijakan perlu menganjurkan sarana persalinan dan institusi kesehatan terkait lainnya untuk memasukkan program menyusui pada satu jam pertama sebagai indikator kualitas layanan ibu dan bayi yang terbaik," tandasnya.

Sumber: kompas


Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Berapa Lama Bed Rest Setelah Melahirkan?

wanitaKUsehat

Pernah melihat ibu yang baru melahirkan keesokan harinya sudah mondar-mandir di ruangan? Entah mengapa, banyak ibu-ibu yang merasa bahwa ia harus segera turun dari tempat tidur usai melahirkan. Tak heran, banyak ibu yang setelah melakukannya merasa kelelahan dan bisa saja berujung pada depresi usai melahirkan (post-natal depression).

Dikutip dari situs thebabywebsite.com, bidan dari Inggris, yang pernah menjadi kepala perkumpulan Royal College of Midwives merekomendasikan agar para ibu yang baru saja melahirkan untuk beristirahat atau bed rest selama 10 hari.

Ia merekomendasikan bahwa saat hamil, para calon ibu sebaiknya sudah merencanakan lebih dulu. Ciptakan area kamar menjadi tempat yang aman dan nyaman dan lengkap dengan keputusan si ibu baru, sehingga si ibu bisa menghabiskan setidaknya 10 hari secara intensif bersama si bayi terisolasi dari kericuhan di luar.

"Kebanyakan para ibu baru meremehkan perubahan yang akan terjadi pada diri mereka setelah kehadiran si bayi. Mental dan fisik mereka akan sangat terguncang tanpa mereka sadari. Menjadi seorang ibu membutuhkan penyesuaian yang besar, dan perempuan harus memberikan dirinya sendiri waktu yang penuh untuk benar-benar sembuh usai melahirkan sebelum mencoba melakukan banyak hal," jelas Caroline.

Ada banyak hal yang bisa dipetik jika ibu baru mau bed rest usai melahirkan menurut Caroline:
* Penyembuhan fisik
Bahkan kelahiran yang tak membutuhkan intervensi sekalipun saja sudah sangat melelahkan. Para ibu sebaiknya memberikan tubuh mereka waktu untuk sembuh. Apalagi jika mereka pernah mendapatkan operasi caesar atau bantuan lainnya.

* Penyesuaian mental dan emosional
Menjadi seorang ibu adalah sebuah pengalaman yang mengubah dunia seseorang. Karena perubahan hormon yang sangat besar, emosi si ibu pun akan berpengaruh juga. Para ibu yang bed rest akan memiliki ruang untuknya pribadi dan merasakan emosi yang ada. Ia boleh
menangis sepuasnya jika memang ingin.

* Menjalin ikatan dengan si bayi
Bayi Anda adalah manusia kecil baru dengan emosi dan kepribadiannya sendiri. Amat penting untuk seorang ibu menyisihkan sedikit waktu untuk mengenalnya lebih dalam, khususnya jika si ibu mengalami kesulitan saat kelahiran dan tak langsung merasakan ikatan. Kamar yang nyaman akan menjadi tempat yang nyaman untuk melakukan kontak kulit ke kulit, yang memang sangat kritis untuk dilakukan di hari-hari awal si bayi.

* Pemberian ASI
Pemberian ASI butuh waktu yang cukup lama untuk dipelajari. Tanpa banyak hal yang harus dilakukan saat berbaring di atas tempat tidur, si ibu jadi memiliki banyak kesempatan untuk memberikan ASI tanpa banyak interupsi.

* Mengejar waktu tidur
Jika Anda terbangun, akan sangat menggoda untuk mencuci baju, mengurus tagihan, atau menelepon orang lain saat si bayi sedang tertidur. Di hari-hari awal, para ibu perlu tidur saat si bayi juga sedang tidur. Hal ini akan membantu Anda melewati malam hari yang sering harus terbangun karena si bayi bangun dan minta bantuan Anda.

Sumber: kompas

Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Perempuan Golongan Darah O Sulit Hamil?

wanitaKUsehat

Golongan darah O adalah yang paling umum di dunia. Sayangnya, para peneliti menemukan bahwa perempuan dengan golongan darah ini ternyata meningkatkan risiko masalah kesuburan hingga dua kali lipatnya. Dengan demikian, semakin usia bertambah, perempuan O juga akan kesulitan hamil.

Hampir setengah dari populasi perempuan di Inggris (44 persen) memiliki golongan darah O. Sebanyak 42 persen memiliki darah A dan 14 persen tipe AB. Banyak perempuan yang tidak tahu apa golongan darahnya, dan baru tahu ketika hendak mendonorkan darah atau menjalani tes ketika sakit atau hamil.

Nah, menurut para peneliti Amerika, mereka yang bertipe darah O cenderung memiliki cadangan ovarium yang rendah (sisa jumlah telur yang masih sehat) dibandingkan golongan darah lainnya. Padahal, cadangan ovarium ini sendiri akan menurun sepanjang hidup perempuan. Bayi perempuan yang baru lahir mempunyai 2 juta telur, tetapi ketika memasuki masa pubertas jumlahnya menurun hingga 400.000. Begitu usia perempuan memasuki 40 tahun, jumlah tersebut akan tersisa beberapa ratus saja.

Untuk mendapatkan penemuan ini, para peneliti dari Yale University dan Albert Einstein College of Medicine, di New York, menguji golongan darah 563 perempuan di bawah usia 45 tahun, yang sedang menjadi perawatan kesuburan. Mereka membandingkan kadar Follicle Stimulating Hormone (FSH), senyawa kimia dalam darah, pada responden. Kadar FSH yang tinggi (lebih dari 10) menunjukkan bahwa seorang perempuan memiliki cadangan ovarium yang rendah dan akan sulit hamil.

Mereka yang bergolongan darah O cenderung memiliki tingkat FSH di atas 10 hingga dua kali lipatnya. Sedangkan yang kadar FSH-nya di atas 20 dianggap sudah tidak subur. Oleh karena itu, para peneliti mengatakan, kelak perempuan bisa membuat keputusan kapan akan mulai hamil berdasarkan golongan darahnya ini.

Meskipun demikian, banyak pula perempuan tipe O yang berhasil mempunyai anak karena ada sejumlah faktor lain yang memengaruhi kesuburan, seperti usia, berat badan, dan konsumsi alkohol.

"Kami mendapati bahwa perempuan dengan golongan darah A dan AB, perempuan dengan gen golongan darah A, dilindungi dari problem penurunan cadangan ovarium," papar Dr Edward Nejat dari Albert Einstein College of Medicine.

Problem lain yang akan dihadapi oleh orang bergolongan darah A adalah peningkatan risiko radang sendi dan infeksi perut seperti akibat bakteri E-coli, sedangkan orang tipe A dan AB cenderung menderita penyakit jantung dan stroke.

Sumber: kompas

Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Ada 8 Trik Memaksa Diri Menabung

wanitaKUsehat

Menabung adalah cara untuk memberdayakan diri. Kebiasaan menyisihkan uang akan memberikan rasa aman secara finansial dan kebebasan untuk membuat pilihan.

Bukan rahasia lagi bila banyak orang dengan penghasilan seberapa pun ternyata mengalami kesulitan untuk menabung. Penyebabnya, tak lain gaya hidup yang meningkat. Akibatnya, gaji selalu habis untuk membiayai gaya hidup. Padahal, untuk memulai kebiasaan menabung, Anda bisa melakukan dari hal-hal yang sederhana, demikian saran Burton Malkiel dan Charles Ellis, penulis buku The Elements of Investing. Berikut adalah delapan cara yang direkomendasikan Malkiel dan Ellis untuk membuat Anda menggunakan uang lebih jarang, dan menabung lebih sering.

1. Kenali penggunaan kartu kredit Anda. Pengguna kartu kredit yang disiplin bisa mendapatkan rewards point dengan menggunakan kartu kreditnya untuk semua pembelanjaan, tetapi membayar seluruh tagihannya tepat waktu. Bila kontrol diri Anda kurang, sebaiknya gunakan kartu debet saja untuk memastikan pengeluaran Anda tidak lebih besar daripada saldo rekening Anda. Amati billing statement Anda untuk mengetahui ke mana saja Anda membelanjakan uang.

2. Biarkan orang lain membayar untuk Anda. Bagaimana caranya? Misalnya, Anda mengikuti iuran dana pensiun. Minta bank untuk mengatur automatic deposit untuk menarik dana Anda. Dengan demikian, Anda tak akan lupa menyetor dana pensiun karena dana sudah ditarik otomatis dari saldo rekening Anda.

3. Deposit gaji dan penghasilan lain ke rekening tabungan. Anda tidak akan diberi kesempatan memanfaatkan kelebihan uang untuk berbelanja berlebihan, jika Anda sudah mentransfernya ke rekening yang lain. Lakukan hal ini begitu Anda menerima gaji, bukan setelah gaji mulai menipis.

4. Ketika Anda membayar pembelian barang dengan kartu kredit, catatlah dengan segera pengeluaran Anda. Dengan mencatatnya, Anda akan tahu bahwa jika "dana shopping" sudah mencapai jumlah tertentu, Anda tak boleh lagi berbelanja. Anda juga tidak akan terkejut ketika tagihan kartu kredit datang, dan Anda akan memiliki cukup uang untuk membayar penuh (balance) tagihan tersebut.

5. Transfer sisa uang gaji ke rekening bank yang lain. Anda mungkin tidak membutuhkan "uang receh" sisa gaji bulan ini. Tetapi, jika Anda selalu memindahkan sisa saldo akhir bulan ke rekening lain, pada akhir tahun Anda bisa menggunakan uang tersebut untuk bekal liburan atau membeli barang branded yang Anda inginkan.

6. Simpan uang jajan Anda. Membawa makan siang sendiri dari rumah, atau membeli kopi sachet-an untuk pengganti acara ngopi-ngopi sepulang kantor, akan sangat menghemat pengeluaran Anda. Anda bisa memasukkan uang sejumlah harga kopi yang Anda beli di gerai kopi ke dalam kotak khusus untuk menabung uang receh. Di saat lain ketika Anda membutuhkan uang untuk melakukan perawatan wajah atau rambut, Anda bisa mengambil uang dari situ.

7. Biasakan membayar utang. Apa maksudnya? Ketika Anda menyelesaikan pembayaran utang dengan mencicil hingga utang tersebut lunas, tetaplah menyisihkan uang sejumlah cicilan untuk ditransfer ke rekening bank yang lain. Jadi, seolah-olah Anda sedang mencicil utang, tetapi sebenarnya Anda sedang menabung.

8. Sulit memutuskan atasan mana yang ingin Anda beli? Sebaiknya Anda tidak usah langsung membuat keputusan saat itu. Biarkan diri Anda menurunkan tensi dengan pulang ke rumah saja. Setelah hati dan pikiran Anda kembali jernih, biasanya Anda tidak akan kembali ke toko untuk membeli barang tersebut.

Editor: Dini
Sumber: Kiplinger
kompas

Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Ada 5 Cara Jitu Bangunkan Anak di Pagi Hari

wanitaKUsehat

Membangunkan anak di pagi hari merupakan hal yang memusingkan. Si kecil yang malas bangun menjadi kendala utama. Untungnya ada beberapa langkah mudah untuk membangunkan anak, seperti yang dikutip dari sheknows.

1. Perhatikan perilaku tidur anak.
Anak yang sulit bagun pagi biasanya memiliki perilaku tidur yang buruk dan tidak mudah mengantuk di malam hari. Tanyakan pada si kecil apa yang menyebabkannya susah tidur. Pastikan anak untuk menghindari kafein di waktu sore dan malam hari.

2. Pastikan ia tidur dengan baik.
Kurangnya waktu tidur si kecil bisa jadi salah satu alasan mengapa ia susah bangun pagi. Waktu tidur setiap orang berbeda-beda, berikan ia waktu tidur yang sesuai untuknya. Rata-rata tidur anak kecil mulai dari 8 hingga 9 jam.

3. Coba cara membangunkan yang berbeda.
Untuk beberapa anak, mematikan lampu merupakan cara membangunkan paling tepat. Bagi anak lain, metode yang tepat adalah dengan cara mengguncang-guncangkan badan atau menyalakan alarm. Cari metode yang paling ampuh dan sesuai untuk anak Anda.

4. Buat sarapan.
Aroma sarapan yang nikmat bisa jadi salah satu trik agar si kecil tidak bangun dengan malas-malasan. Cobalah untuk memenuhi rumah Anda dengan aroma lezat yang akan menarik perhatian si kecil dari kamar mereka.

5. Berikan tanggung jawab.
Jika anak susah untuk bangun pagi karena selalu tidur malam yang dapat mengakibatkan keterlambatan tiba di sekolah, orang tua dapat memberi pelajaran dengan tidak membangunkan anak dan memberi kesempatan kepadanya untuk belajar dari kejadian tersebut. Pelan tapi pasti, cara ini akan meningkatkan tanggung jawab sang anak dengan sendirinya.

Eya Ekasari - wolipop

Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Tips Agar Si Kecil Tidak Takut Ke Dokter Gigi

wanitaKUsehat

Banyak anak yang menganggap bahwa mengunjungi dokter gigi adalah hal yang menakutkan. Berikut cara agar si kecil tidak takut ke dokter gigi.

Biasanya gigi susu tumbuh pada saat si kecil berusia dua tahun. Oleh karena itu, ajaklah ia untuk memeriksakan giginya sedari dini. Berikut, dua cara agar si kecil tidak takut pergi ke dokter gigi, seperti yang dikutip dari health24.

1. Kunjungan pertama anak tidak boleh saat ia sedang sakit gigi. Hal ini dapat menyebabkan trauma pada si kecil sehingga ia tidak ingin datang lagi ke dokter gigi.

2. Merawat kesehatan gigi yang baik bagi seorang anak adalah dengan membiasakannya berkunjung ke dokter gigi secara rutin sejak awal. Hal ini bisa membantu si kecil menghilangkan kebiasaan buruk mereka, seperti memakan makanan manis dan jarang menggosok gigi.

Menurut dr. Nadia Mohamed, dokter gigi anak, membiasakan anak pergi ke dokter gigi sejak awal merupakan salah satu langkah tepat agar si kecil tidak takut kepada dokter gigi. selain itu, kunjungan ke dokter gigi juga dapat memberikan perawatan yang maksimal terhadap gigi anak sebelum terjadi masalah-masalah serius.

Eya Ekasari - wolipop

Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Ada 6 Status Facebook Yang Dapat Menghancurkan Karir

wanitaKUsehat

Saat ini Facebook telah menjadi gaya hidup dan wadah untuk menunjukkan eksistensi. Namun, berhati-hatilah saat menulis status Facebook, karena hal ini dapat berpengaruh terhadap karir Anda.

Seperti yang dikutip dari detik inet, berikut enam status di Facebook yang bisa membuat Anda kehilangan pekerjaan, berdasarkan survei grup bernama "Fired because of Facebook":

1. Komentar negatif mengenai pekerjaan atau perusahaan
Seperti yang dikutip dari PC World, banyak anggota Facebook yang menjelekkan pekerjaan atau perusahaan mereka kepada teman atau keluarga mereka. Mereka juga memberitahu melalui Facebook bahwa rekan kantor bersikap tidak baik.

Hal ini sebaiknya tidak dilakukan karena yang ter-posting di Facebook, dapat diketahui oleh banyak orang, sekalipun Anda telah mengaturnya sedemikian rupa agar hanya orang-orang tertentu saja yang bisa membacanya.

2. Membela bos habis-habisan dalam perseteruan online
Anda tidak berwenang terlalu aktif sampai membela bos dalam suatu perseteruan online. Sejatinya, Anda bukanlah seorang public relations profesional. Dengan demikian, apa yang Anda posting bisa jadi salah dan merusak citra perusahaan.

3. Membicarakan hal rahasia berhubungan dengan perusahaan
Sebaiknya Anda tidak membeberkannya di Facebook. Sebagai contoh, Anda tahu desas-desus bahwa perusahaan tengah membahas beberapa rekan Anda untuk diberhentikan dari pekerjaan

4. Menyembunyikan identitas dan berpura-pura menjadi orang lain
Tentu saja buruk berpura-pura menjadi orang lain. Sebaiknya, jujurlah dengan menjadi diri sendiri, demi menghindari kesalahpahaman.

5. Menceritakan kehidupan pribadi
Tak perlu terlalu mengumbar cerita dalam kehidupan dan aktivitas pribadi Anda di Facebook. Waspadalah, karena hal ini bisa mempengaruhi citra Anda di perusahaan.

6. Mem-posting gambar tak pantas
Tak hanya kata-kata dalam postingan status yang dapat merusak karir Anda. Mem-posting gambar yang tak pantas juga bisa mendatangkan bencana untuk karir Anda. Hal ini pernah terjadi, seorang anggota tim cheerleader bernama Caitlyn Davis, dipecat dari tim hanya karena foto profil dalam akun Facebooknya tengah mengacungkan jari tengah.

Rachmatunisa - wolipop

Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Feng Shui Untuk Meningkatkan Kualitas Kerja

wanitaKUsehat

Untuk menyelaraskan energi positif bisa didapat dari menerapkan feng shui. Penerapan feng shui, juga berlaku dalam dunia kerja sehingga akan tercipta kualitas kerja yang baik.

Seorang konsultasi feng shui, Marina Lighthouse akan memberikan tips feng shui untuk meningkatkan kualitas kerja, seperti yang dikutip dari shine.

1. Evaluasi energi masa lalu
Chi atau energi dari lingkungan sangat penting. Sebagai contoh, jika Anda menempatkan meja seseorang yang baru saja dipecat, menurut feng shui hal ini kurang baik, karena masih terdapat energi buruk di sana. Percaya atau tidak, feng shui mengungkapkan bahwa bisa saja nantinya giliran Anda yang dipecat.

2. Meletakkan kaca
Untuk membuat pikiran Anda lebih tenang, feng shui menyarankan untuk meletakkan cermin (di depan Anda), sehingga Anda dapat melihat apa yang terjadi di balik Anda. Misalnya, jika meja Anda menghadap dinding, pertimbangkan untuk menggantung cermin kecil di dinding untuk bisa melihat situasi dan pemandangan di belakang meja.

3. Berikan sentuhan warna merah
Tempatkan objek warna merah di sekitar pintu masuk atau bilik meja kerja Anda. Hal ini dipercaya akan meningkatkan reputasi kerja di perusahaan karena warna merah dikaitkan dengan ketenaran.

4. Sediakan bantal kecil
Feng shui menyarankan untu menyediakan satu barang yang dapat membawa pikiran Anda untuk beristirahat. Seperti boneka atau bantal kecil, yang bisa Anda manfaatkan untuk beristirahat sejenak di kantor.

Kiki Oktaviani - wolipop

Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Apabila Si Bayi Terserang Flu

wanitaKUsehat

Nama lain flu adalah influenza, common cold, batuk pilek, atau kadang, masuk angin. Biasanya penularan terjadi saat penderita awal terbatuk, bersin, dan terlontar melalui kontak tangan. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus yang jenisnya sangat banyak, tetapi gejalanya mirip.

Diterangkan oleh dr Suririnah, dalam bukunya yang berjudul Buku Pintar Merawat Bayi 0-12 Bulan, mengatakan, gejala flu antara lain; batuk, pilek, bersin, nafsu makan menurun, nyeri bila menelan makanan, dan demam (biasanya tak lebih dari 38.5 derajat Celsius).

Flu sebenarnya bukan penyakit berbahaya, karena jarang menimbulkan komplikasi, meski disertai demam tinggi sekalipun. Namun, meski tidak berbahaya, bayi dan anak yang terkena flu akan cukup terganggu. Umumnya, anak jadi sulit tidur, tak mau makan, dan rewel. Perlu diwaspadai pula, jika kondisi daya tahan tubuh anak menurun, bisa terjadi komplikasi; pneumonia, bronkitis, infeksi telinga, sinus, atau hingga infeksi telinga tengah.

Dr Suririnah berbagi tips bagaimana menangani flu pada anak;
* Pastikan si anak mendapat istirahat dan cairan yang cukup. Beri ASI atau susu sesering mungkin, atau makanan padat (jika sudah mulai), seperti sup dan buah-buahan untuk tambahan cairan.

* Untuk bayi yang kurang dari 6 bulan, bantu bayi mengeluarkan ingus dengan alat penyedot ingus yang banyak di pasarran.

* Bantu ia mengeringkan lendir di daerah kepala dengan meletakkan selimut yang dilipat di antara kasur dan ranjangnya di bagian kepala, agar posisi kepala lebih tinggi.

* Perlu diketahui, bahwa penyebab flu adalah virus, dan tidak akan bereaksi dengan antibiotika. Dokter baru akan memberi antibiotika jika sudah terjadi komplikasi infeksi bakteri, seperti radang paru-paru atau infeksi telinga.

* Periksa suhu tubuh bayi dengan termometer khusus untuk memastikan suhunya tetap dalam kondisi yang baik.

Bayi baru lahir sering bersin untuk mengeluarkan sisa lendir dan sebagai reaksi tubuh untuk membersihkan jalan napas yang teriritasi. Keadaan ini normal, dan bukan tanda-tanda flu. Namun, jika Anda merasa ada keraguan, sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter anak kepercayaan Anda.

KOMPAS

Masukkan Email Anda Disini untuk dapat artikel terbaru dari WanitaKUsehat:

Delivered by wanitaKUsehat

Selengkapnya...

Popular Posts

Popular 7 days

Popular 30 days

Add to Google Reader or Homepage

Powered by FeedBurner

I heart FeedBurner

review http://wanitakusehat.blogspot.com/ on alexa.com

Popular All time

free counters

  ©wanitaKUsehat - Todos os direitos reservados.

Template by Dicas Blogger | Topo